Amal Jama'i
02/06/2017
Hari ini entah kenapa tiba-tiba
pikiran ku melayang memikirkan amal jamai. Sebuah perbuatan kebaikan yang
dilakukan secara bersama-sama, sederhananya seperti itu. Memikirkan sebuah
analogi yang erat kaitannya dengan kita, orang muslim. Yaitu sholat berjamaah.
Sholat berjamaah itu saling menguatkan hati-hati yang lemah (Ya Allah kalimat ini self remainder banget buat saya yang sering lalai). Jika makmum lupa sudah rakaat keberapa, ada imam yang selalu menjaga kita dari kelupaan itu.
Disaat pikiran makmum kacau hingga menurunkan kekhusyuan sholat, ada suara imam yang membuat hati pikiran ini berpikir menghayati makna atau keindahan bacaannnya. Jika imam salah gerakan, dengan spontan makmum yang tau mengingatkan. Jika imam lupa bacaan ayat yang ia baca, ada makmum yang akan membantu mengingatkan. Karena manusia tidak ada yang sempurna.
Begitulah amal jamai. Ia saling menguatkan hati yang lemah dan meneguhkan hati yang kuat. Hal itu membuat kita tetap berada di tujuan kita. Tujuan besar, tujuan bersama umat muslim.
Shalat berjamaah itu pahalanya 27
kali lipat daripada shalat sendirian. Seperti yang disebutkan dalam hadits
berikut,
Dari Ibnu Umar r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Shalat berjamaah itu lebih utama daripada shalat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat.”
(HR Bukhari dan Muslim)
Begitulah amal jamai. Dengannya
tujuan sebesar apa pun pasti dapat dicapai, karena kita bersama-sama. Dengannya
akan menghasilkan buah yang banyak nan manis. Dengannya semua terasa ringan.
Shalat berjamaah itu melatih kita
untuk teratur dan rapih dalam barisan. Bagaimana kaki yang saling menyentuh,
kaki yang lurus dengan sebelahnya, bahu yang menempel. Begitulah amal jamai. Ia
kokoh dalam keteraturannya, seperti disebutkan dalam surat As-Saff.
Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.
(QS. As-Saff : 4)
Dan pas bangeeet yaaa, tarawih malam ini ceramahnya juga membahas tentang amal jamai. Tapi lebih ngebahas ke ekonomi, gara-gara bidang bapaknya emang disitu. Rada bikin cengo juga sih. Cengo karena gak paham, ngangguk aja deh. Tapi ada analogi yang bikin aku tergelitik.
Ada dua toserba, kita ambil contoh alfamart (sebut merek) dan toko
mang X. Isi dari toko itu sama aja. Pertanyaannya adalah, jika kalian disuruh
beli roti kalian akan pergi kemana? Alfamart? Toko mang X? Kebanyakan orang
akan memilih alfamart. Karena alfamart ada dimana mana. Karena brandnya lebih
dikenal. Karena sahamnya tidak hanya dimiliki oleh satu orang, tapi banyak
orang. Dalam ekonomi, brand atau merk, yang dilakukan secara berjamaah akan
bisa bertahan lama. Kepemilikan punya jamaah.
Note buat aku yang belum paham,
Saham adalah surat berharga yang
menunjukkan bagian kepemilikan atas suatu perusahaan. Jika anda membeli saham
berarti anda membeli sebagian kepemilikan atas perusahaan tersebut. Dan anda
berhak atas keuntungan perusahaan dalam bentuk dividen, jika perusahaan
mebukukan keuntungan (Sumber : mbah google).
Sumber :
- Al-Quran
- Fiqh Sunnah (Sayyid Sabiq)
- catatan kajian Zaidah K
Posting Komentar