Balok Adik RTQ
Table of Contents
14/07/2017
Hari ini masih dalam minggu pertama adik-adik Rumah Tahfidz Al-Quran (RTQ) mengaji. Seperti biasa, diawali dengan berdoa dan murojaah. Murojaah dilakukan bersama-sama dan juga saling sambung-menyambung ayat yang dibarengi dengan permainan membangun balok.
Setiap anak yang sudah menyambung ayat akan diberikan balok yang kemudian akan ditaruh di tengah lingkaran tanpa ada arahan apapun dari ustadzah. Terserah mau membangun apa. Ada beberapa hal yang menggemaskan.
Hari pertama, adik-adik mengambil satu balok coklat dan satu balok berwarna. Orang pertama meletakkan dua balok secara bertumpuk, balok berwarna dibawah dan balok coklat di atasnnya. Kedua balok di taruh dalam keadaan tegak berdiri. Orang selanjutnya hingga akhir pun melakukan hal yang sama. Haha.
Hari kedua masih sama, hasilnya pun tidak jauh berbeda. Hanya lebih renggang saja dari pada hari pertama. Pas sesi cerita, ada yang bilang kalau itu labirin. Saking membingungkan ngeliatnya. Ada yang bilang itu gedung di perkotaan. Ada juga yang bilang itu gedung yang diatasnya da patungnya (balok coklat).
Hari ketiga aku ubah, adik-adik mengambil dua balok coklat. Kalau balok coklat sudah habis baru ambil satu balok berwarna. Orang pertama meletakkan dua balok secara bertumpuk lagi, membentuk huruf T. Tapi apa daya, gampang roboh. Balok coklat soalnya lebih tipis dari pada balok berwarna. Jadi daripada kelamaan, langsung aku suruh buat kolam dan mencontohkan letakkan balok adik pertama.
Orang kedua hingga akhir balok coklat itu diletakkan disampingnya. Padahal aku mikirnya bakal ada yang numpuk di atasnya, jadi biar keliatan kayak 3D gitu. Jadi kayak kolam renang yang biasa dipake buat olimpiade, guede. Dan gak ada yang nutup tuh kolam. Jadi tuh kolam panjang banget, ada bengkokan tapi.
Hingga akhirnya balok coklat berganti menjadi balok berwarna, baru deh ditutup dan pindah spot membangunnya. Pas sesi cerita, ada yang bilang itu kolam renang. Ada juga yang bilang itu kolam ikan yang ada tangki air dan tangki makanan ikannya (silinder berwarna kuning).
Anak kecil itu sungguh luar biasa.
Posting Komentar