Air Terjun Sarangan

Table of Contents
12/09/2016
saudara kecil

Sarangan merupakan salah satu tempat wisata yang terletak di kabupaten Magetan. Apa sih yang bisa dilakukan di Sarangan? Banyak, kami biasanya makan sate kelinci, kalau aku sate ayam, di dekat telaga. Bisa dibilang itu kunjugan wajib. 


Kemudian kami naik speed boat yang akan menari-nari di telaga. Abangnya super banget, Kenceng! Atau belanja di pasarnya. Seger-seger sayuran disana, menggoda sekali. Kalau ada adik kecil biasanya naik kuda juga mengelilingi telaga. Adem. Dan beberapa kali kami ke air terjunnya. Dingin sekali air terjunnya, buat badan menggigil kalau tidak banyak bergerak.  


Entah sudah berapa kali kami kesana selalu ada hal menarik yang bisa dilakukan di Sarangan. Ada hal baru. Terutama dalam bidang yang aku geluti sekarang, teknik sipil. Air terjun yang aku sebutkan tadi berfungsi sebagai sumber irigasi penduduk setempat. 


Sepanjang perjalanan menuju air terjun mataku terpesona dengan bangunan irigasi dan bendungan. Terpesona karena aku bisa dengan jelas, dekat, sentuh, dan fungsi bangunannya. Tidak hanya berbentuk gambar perencanaan seperti pada tugas kuliah. Ini nyata! 

saluran primer

turun ke saluran primer

Saluran primer yang dilengkapi dengan anak tangga dibeberapa titik, bisa untuk tempat nongkrong. Bahkan saking tertariknya, aku masuk ke dalam saluran primer lewat tangga hanya untuk menceburkan kaki. Atau ketika aku menemui bangunan terjun di saluran primer, langsung aku nyebur sambil berpegangan pada tepi saluran (biar gak kebawa arus) dan merasakan air mengalir. 

trash rack
pintu air bendungan

Trash rack juga akhirnya bisa ku lihat jelas bentuknya seperti apa. Ada juga talang, kalau di materi talang berfungsi sebagai jembatan agar air bisa lewat dan tetap terhubung.

 

talang
bangunan terjun

Dan talangnya itu deket banget, bisa ku sentuh. Kalau menuju air terjunnya pasti kita jalan di atas bendungannya. Lagi-lagi aku bisa melihat dengan jelas (sebab airnya lagi kering sepertinya, jadi bisa lihat bentuknya dari atas sampai bawahnya. Tapi bukan pondasinya) bentuk bendungan secara nyata dan sedekat itu, bukan lagi di kertas tugas! 

Beberapa meter sebelum air terjun aku melihat bangunan terjun lagi. Kali ini bentuknya unik, seperti lapisan jamur yang ada di pohon. Wah! Selain itu yang membuat tempat ini makin menarik adalah pemandangan sawah di sepanjang perjalanan, hijau. Dan juga ada air pancuran dengan bambu, entah bisa diminum apa nggak, yang mengingatkan ku ketika hiking pas SMP bersama tim kepanduan. Subhanallah! Allahuakbar! 

 

 

Posting Komentar